• 18/04/2020

7 Warna Pelangi #36

Malam Terakhir oleh : Usep Saepullah Tangan Irvan cekatan menggunting lembaran kertas scotlite berwarna kuning, jemarinya terlihat lihai memainkan gunting, mengikuti lekukan sudut dan lubang huruf, selihai ia menyanyikan lagu ‘Begadang’ yang mengalun dari tape recorder kecilnya. Begadang jangan begadang, kalau tiada artinya Begadang boleh saja, kalau ada perlunya Begadang jangan begadang, kalau tiada artinya…

Read More

7 Warna Pelangi #35

Ternyata Belajar itu Menyenangkan oleh : Usep Saepullah Sisa hariku di pesantren hanya tinggal beberapa bulan, aku akan mempergunakan sisa waktu itu sebaik-baiknya, aku harus terus mencari ilmu dan menimba pengalaman sebanyak-banyaknya dari berbagai macam karakter teman-temanku, bukan lagi mengejar ranking seperti dulu. ”Ayo Sep, kita let’s go?” Gaya sekalli Iwan ketika ia berteriak mengajakku…

Read More

7 Warna Pelangi #34

Orderan Besar oleh : Usep Saepullah Sebelumnya, malam hari begitu kaku bagiku. Aku sering mengasingkan diri ke kelas untuk mengulang pelajaran. Malam yang sangat membosankan. Kini, malam-malamku begitu menakjubkan. Obrolan-obrolan kami yang sepintas lalu terdengar tidak tentu arah itu, ternyata sering memberikan hikmah. Malam ini, ketika kami sedang ngobrol di lantai beralaskan karpet hijau seperti…

Read More

7 Warna Pelangi #33

Dogma Sesat itu Bernama Ranking oleh : Usep Saepullah Aku masih ingat betul ketika aku duduk di kelas satu Sekolah Dasar, waktu itu pembagian raport pada catur wulan pertama. Pada halaman sebelah kanan kolom atas terdapat satu kata dengan satu angka, diiringi kalimat perintah. Ranking 2 Tingkatkan prestasimu…! Aku tersenyum meskipun tidak tau makna tulisan…

Read More

7 Warna Pelangi #32

Indahnya skenario Allah oleh : Usep Saepullah Indahnya skenario Sang Maha Kuasa. Tiba-tiba muncul keinginanku ikut camping ke gunung Galunggung untuk kedua kalinya. Setelah yang aku rasakan penderitaan pada camping pertama dulu. Agaknya secara logika, tidak mungkin aku ikut ke gunung untuk kedua kalinya. Tapi, itulah skenario Allah. Di kawah gunung Galunggung aku bertemu makhluk…

Read More

7 Warna Pelangi #31

Ikuti Kata Hati oleh : Usep Saepullah Aku menarik nafas dalam-dalam lalu melepaskannya perlahan. Lega. Kiranya Zaki lah makhluk yang keluar tengah malam itu. Ia mengenakan peci berwarna coklat yang ukurannya pas kepala sehingga terlihat botak dalam siluet. Otot pundak yang besar itu ternyata sajadah yang ia sampirkan di lehernya. Ia mendekapkan kedua tangannya hingga…

Read More

7 Warna Pelangi #6

Kreatif oleh : Usep Saepullah Pak Gunawan, seorang tokoh masyarakat Cimahi Bandung. Sore itu sedang membaca majalah Bina Dakwah edisi bahasa Sunda di ruang tamu. Hebatnya, ia sendiri bukan orang Sunda, ia dari Palembang. “Bu, si Rais seharian ini bersikap baik. Bapak jadi curiga.” tanya pak Gunawan ketika isterinya menyodorkan secangkir teh hangat. “Bapak ini…

Read More

7 Warna Pelangi #5

Maha Suci oleh : Usep Saepullah Saddam kembali tertidur pulas, setelah mimpi buruk yang dialaminya, mungkin, karena itu baru perkiraanku. Tapi, aku berharap mimpi itu memang benar terjadi, setidaknya aku bisa menjailinya di alam mimpi, karena di alam nyata aku tidak mungkin melakukannya. Di samping itu, aku sangat menghormatinya karena faktor umur, aku ingin bersaing…

Read More