• 14/10/2019

7 Warna Pelangi #30

Bayangan Hitam oleh : Usep Saepullah Jam dua dini hari, itu kutahu dari jam dinding milik Purnomo yang menempel tepat di dinding atas pintu. Hebat, dalam gelap jarum jam itu seperti terlihat menyala. Jarum jam itu pasti terbuat dari bahan penyerap cahaya, jika sekeliling gelap, maka cahaya itu akan dilepas kembali. Purnomo memang selalu memiliki…

Read More

7 Warna Pelangi #29

Saddam Husein oleh : Usep Saepullah Maka kawan, agar kawan tidak menebak-nebak siapa Saddam Husein yang sebenarnya, mari kuceritakan kisahnya. Nama asli santri yang agak nyentrik ini Ujang Syamsuddin, kami memanggilnya Ujang Saddam, kadang Saddam Husein. Aku tidak pernah tahu, siapa nama bapaknya, ibunya, adiknya, kakaknya, apalagi om dan tantenya. Mengenal namanya saja sudah untung.…

Read More

7 Warna Pelangi #28

Surat oleh : Usep Saepullah Surat yang dititipkan lewat ayah itu, kuselipkan di dalam lemari, di antara baju-baju yang tertata rapi. Selama aku di Garut, belum sepucuk suratpun kuterima. Sebenarnya aku mengharapkan kedatangan surat dari seseorang, meskipun itu tidak mungkin terjadi. Setidaknya aku mendapatkan surat dari Sulaeman, teman dekatku. Tapi itu juga tidak mungkin terjadi,…

Read More

7 Warna Pelangi #27

Kabar dari Ayah oleh : Usep Saepullah Sebulan kemudian setelah liburan semester, aku sudah kembali lagi ke pesantren. Sejak aku mulai mempedulikan ranking lagi, rasanya hari-hari membosankan itu kembali lagi. Seperti waktu di pesantren lama. Belajar terasa tidak lagi menyenangkan. Aku mulai stres. Minggu, jam dua siang, tengah hari, matahari sangat menyengat. ketika aku sedang…

Read More

7 Warna Pelangi #26

Ujian Semester oleh : Usep Saepullah Teguran ustadz Dzul Qarnain menghentakkan kesadaranku. Aku merasa seperti terlempar dari alam mimpi ke alam nyata. Purnomo, Iwan, dan semua temanku di Negeri Atap Awan bagaikan tokoh-tokoh imajinasi yang ada dalam khayal saja. Aku terhipnotis, aku merasa tersihir, tapi aku merasa bahagia sekali hidup di alam mereka. Aku harus…

Read More

7 Warna Pelangi #25

Teguran Pahit oleh : Usep Saepullah Seingatku, aku tidak pernah dipanggil satu kalipun ke ruang guru. Tapi hari ini aku dipanggil ustadz Dzul Qarnain untuk ke sana. Sebenarnya aku sering melihat beberapa santri dipanggil ke ruang guru, biasanya mereka hanya diminta tolong untuk mengerjakan sesuatu. Meskipun aku sudah berusaha berbaik sangka, tapi tetap tidak bisa…

Read More

7 Warna Pelangi #24

Pencurian Jaket oleh : Usep Saepullah Kami pura-pura memeriksa gembok pintu gerbang ketika kulihat seorang santri lewat menuju masjid. Tindakan kami tidak mencurigakan, karena Purnomo memang sudah terbiasa melakukan patroli. Semoga malam itu kami disangka sedang patroli dan sedang mengecek pintu gerbang. Kami berjalan sangat santai, seolah tidak terjadi apa-apa, obrolan kami yang ketika di…

Read More

7 Warna Pelangi #23

Belajar dari Jet Lee oleh : Usep Saepullah Umumnya para kutu buku. Setiap melihat huruf, bawaannya selalu ingin mengeja, setiap melihat buku maunya ingin membuka, setiap melihat koran atau majalah nalurinya ingin membaca. Dengan catatan, hurufnya masih bisa terbaca, serta bahasanya masih bisa dimengerti. Hal itu terjadi juga padaku. Siang ini, menjelang sore, aku melihat…

Read More

7 Warna Pelangi #22

Kryptonite oleh : Usep Saepullah Hari sabtu, seminggu setelah Iedul Adha yang jatuh pada hari yang sama. Sabtu 21 Mei 1994. Tidak terasa libur yang cukup panjang sudah selesai. Santri-santri dari berbagai daerah mulai berdatangan sejak hari jum’at kemarin, bahkan santri yang berasal dari luar pulau Jawa sudah datang sejak Kamis. Pesantren kembali ramai seperti…

Read More

7 Warna Pelangi #21

Pengrajin Kulit oleh : Usep Saepullah Iwan Kurniawan, contoh produk asli urang Sunda. Telisik saja namanya, ada pengulangan vocal ’wan’ di kedua namanya. Awalnya, kukira santri berambut landak itu keturunan chinese, karena matanya yang sipit dan kulitnya yang putih, tapi, begitu aku berkunjung ke rumahnya, prasangka itu pupus. ”Subhanallaah!!” Sungguh, di rumah Iwan ini, telah…

Read More

7 Warna Pelangi #20

Teori Nama oleh : Usep Saepullah Berbicara tentang nama, sebenarnya mudah sekali menebak seseorang itu berasal dari tataran Sunda atau bukan. Cukup perhatikan saja namanya, maka kawan akan menemukan jawabannya. Mari kuperkenal teori nama Sunda yang akan membuat kawan terkagum-kagum akan kecerdikan orang Sunda, atau mungkin kawan akan tertawa terpingkal-pingkal karena teori ini dianggap mengada-ada.…

Read More

7 Warna Pelangi #19

Purnomo oleh : Usep Saepullah Cerita masa kecil Purnomo sangat menakutkan, benar-benar membuatku merinding, penuh dengan kisah-kisah mistis. Jauh berbeda dengan masa kecilku, kisah-kisah mistis hanyalah sebaris dongeng agar kami takut dan menurut. Bola api santet merupakan pemandangan biasa baginya, pertarungan dengan berbagai macam jenis makhluk halus pernah ia lakoni, salah satunya kisah pertarungannya dengan…

Read More

7 Warna Pelangi #18

Pocoooong !!! oleh : Usep Saepullah Malam Jum’at Kliwon jam 11 malam. Malam ini begitu dingin, jaket tebalku hanya mampu membuat badanku sedikit hangat. Hawa dingin sesekali terasa menembus jaketku. Aku dan Purnomo berjalan menelusuri jalan tanah. Gelap, hanya cahaya purnama yang menerangi jalan. Setiap malam jum’at aku dan beberapa temanku berlatih beladiri di luar…

Read More

7 Warna Pelangi #17

Beri Aku Satu Bidadari oleh : Usep Saepullah ”Sep, tau bidadari enggak?” Tanya paman suatu waktu. Dulu, ketika aku masih berumur tujuh tahunan. “Bidadari? Bidadari itu apa mang?” Aku balik nanya. Waktu itu aku betul-betul tidak tahu. Sebelum dijelaskan paman, sempat terlintas di pikiranku bahwa bidadari itu nama suatu tempat, atau mungkin nama makanan, atau…

Read More

7 Warna Pelangi #16

Taman Surgawi oleh : Usep Saepullah Setiap kali keluar kamar asrama, aku selalu melangkah ke samping kanan kamar, sekitar lima langkah, lalu pandanganku akan langsung kutebar ke arah barat. Bukan, jangan berprasangka baik dulu, kawan. Pandanganku bukan langsung tertuju ke bangunan masjid yang berdiri kokoh di sana. Bukan pula ujung lancip puncak kubah masjid yang…

Read More

7 Warna Pelangi #14

Hari Minggu bagi Kami oleh : Usep Saepullah Aku masih ingat betul ketika pertama kali mendaftar di pesantren setelah lulus SD. Waktu itu ayah juga yang mengantarku. Tidak ada yang memaksaku masuk pesantren, bukan pula bujuk rayu paman. Itu murni keputusanku. Beberapa test masuk kujalani, mulai dari test membaca Al-Qur’an, menulis huruf arab, dan beberapa…

Read More

7 Warna Pelangi #1

Satu Cahaya Oleh : Usep Saepulloh Jika kawan berkesempatan ke Garut, turunlah di terminal Guntur, dari sana naik angkot 07 jurusan Terminal Guntur-Sukawening. Ketika melewati jalan Guntur, kawan akan melihat plang Persatuan Islam No. 19 Bentar Garut, turunlah di sana, masuki jalan yang hanya selebar satu mobil truk itu, kira-kira lima puluh meter, kawan sudah…

Read More